Sendangsari – Kamis, 11 September 2025 bertempat di Aula Kalurahan Sendangsari diadakan kegiatan Penyuluhan Stanting dan Edukasi Gizi Masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kamituwa, BPKal, Dukuh, PKK, perwakilan POSYANDU, dan narasumber dari Puskesmas Minggir.

Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan beberapa penyebab stanting dikarenakan kurangnya asupan gizi sejak dalam kandungan, Ibu hamil kekurangan gizi, bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif, kurangnya sanitasi dan kebersihan lingkungan, sering terkena infeksi (diare, ISPA) dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan.

Narasumber juga memaparkan bagaimana Pencegahan Stunting

a. Sebelum Anak Lahir:

  • Cukupi gizi ibu hamil (makan bergizi seimbang)
  • Konsumsi tablet tambah darah (TTD) selama kehamilan
  • Rutin periksa kehamilan (minimal 6 kali)

b. Setelah Anak Lahir:

  1. Berikan makanan kaya zat besi dan protein hewani
  2. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan
  3. Berikan MP-ASI bergizi setelah 6 bulan
  4. Pantau pertumbuhan anak di posyandu
  5. Jaga kebersihan makanan, air, dan lingkungan
  6. Imunisasi lengkap

Selain masalah stanting pertemuan tersebut juga membahas mengenai edukasi gizi di masyarakat. dijelaskan mengenai prinsip dari gizi seimbang yaitu timbang berat badan dan ukur tinggi badan secara berkala, makan beragam makanan (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral), minum air putih cukup, batasi konsumsi gula, garam, dan lemak serta cuci tangan dengan sabun.

Selain kegiatan penyuluhan Pemerintah Kalurahan Sendangsari juga menyalurkan bantuan gizi untuk balita. Dalam kegiatan ini diharapkan gizi dari balita yang ada di Kalurahan Sendangsari terpenuhi dengan baik, serta dapat mengatasi permasalahan stanting yang ada di Kalurahan Sendangsari.