Sendangsari – Senin (22/07/2024) Kalurahan Sendangsari menjadi saksi pelaksanaan sosialisasi penting mengenai Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Acara yang digelar di Aula Kalurahan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain perwakilan BKKBN DIY, Puskesmas Minggir, Lurah dan Ketua Kampung KB Sendangsari dan kader KB Sendangsari.

Program DASHAT digagas oleh BKKBN sebagai langkah strategis dalam menanggulangi masalah stunting yang masih menghantui banyak daerah, termasuk Kabupaten Sleman. Stunting, kondisi terhambatnya pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi, menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Menurut perwakilan BKKBN DIY, program ini memiliki tiga kegiatan inti yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat dan menyediakan makanan padat gizi menggunakan bahan lokal.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan stunting dimulai dari pola makan yang sehat dan bergizi. Melalui Program DASHAT, kami tidak hanya diperuntukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, tetapi juga melibatkan masyarakat umum dalam mendapatkan akses terhadap makanan padat gizi,” ungkap salah satu narasumber dalam acara tersebut.

Pemberdayaan masyarakat untuk menyediakan makanan padat gizi dengan bahan lokal bukan hanya untuk kelompok sasaran, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya makanan sehat di kalangan umum. Metode penjualan yang digunakan diharapkan dapat memberi dorongan ekonomi bagi masyarakat setempat sambil turut mendukung peningkatan status gizi di daerah tersebut.

“Sosialisasi ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi merupakan upaya nyata untuk merangkul semua pihak dalam perang melawan stunting. Kami berharap dengan gerakan bersama dan komitmen dari semua kalangan, kita dapat mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan tangguh,” tutup Lurah Sendangsari

Program DASHAT diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya mengatasi stunting melalui akses terhadap makanan bergizi dan pembiasaan pola makan sehat di masyarakat.