Minggir- Polda DIY turun langsung menyapa masyarakat Kapanewon Minggir dalam acara yang bertajuk Jumat Curhat Polda DIY yang dihelat di GOR Kalurahan Sendangsari, Jumat (25/4/2025).
Hadir dalam giat ini Kapolda DIY Brigjen Pol. Anggoro Sukartono, SIK beserta jajaran Pejabat Utama Polda DIY, Kapolresta Sleman Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo, SIK, MH, Panewu Minggir Djoko Muljanto, SP beserta jajaran Forkompimkap, serta Lurah se Kapanewon Minggir. Turut hadir pula perwakilan dari beberapa Dinas di lingkungan Kabupaten Sleman, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta perwakilan masyarakat dari seluruh wilayah di Kapanewon Minggir.
Panewu Minggir mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Polda DIY kepada masyarakat Minggir sebagai tempat dihelatnya giat Jumat Curhat Polda DIY. “ Kapanewon Minggir terdiri dari 5 kalurahan dan 68 padukuhan. Sebagai salah satu penyangga pangan Kabupaten Sleman, wilayah Minggir sebagian besar berupa lahan agraris. Secara umum situasi Kamtibmas wilayah Minggir aman terkendali berkat peran serta seluruh pemangku kebijakan, polisi dan seluruh warga masyarakat melalui wadah Jaga Warga.” ujar Panewu dalam sambutannya.
Bertindak sebagai narasumber pertama, Kaporesta Sleman, memaparkan tentang situasi umum kamtibmas di wilayah hokum Polresta Sleman. “ Jajaran Polresta Sleman berupaya menciptakan kondusifitas kamtibmas dengan bebagai upaya dan langkah, diantaranya preventif (pembinaan dan himbauan) maupun represif (penegakan hukum). Giat patroli senantiasa dilakukan untuk menekan tindak pidana khususnya yang baru marak akhir-akhir ini yaitu kejahatan jalanan.” tegas Kapolresta dalam paparanya.
Kapolda DIY sebagai narasumber kedua mengungkapkan rasa terimakasihnya atas sambutan masyarakat DIY umumnya dan masyarakat Minggir khususnya yang bersinergi dengan kepolisian menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apalagi beliau yang mengemban tugas sebagai Kapolda DIY baru sekitar 1 bulan, menggantikan Kapolda sebelumnya Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, SIK, MH. “Dalam kegiatan Jumat Curhat kali ini, silakan bapak ibu menyampaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat Minggir khususnya, akan kita tampung dan hadir kali ini beberapa perwakilan Dinas di Kabupaten Sleman yang nantinya akan bersama-sama mencarikan solusi atas permasalahan yang bapak-ibu sampaikan.” ucap Kapolda.
Dalam sesi curhat, beberapa warga yang hadir mengeluhkan permasalahan diantaranya tentang masalah pertanahan, larangan anak usia sekolah yang belum cukup umur mengendarai sepeda motor ke sekolah, kemudian ujian SIM yang dinilai menyulitkan masyarakat memiliki SIM, pengairan di wilayah Minggir yang belum maksimal, kerusakan jalan propinsi poros Klangon-Tempel yang sudah memakan banyak korban, hingga masalah kesejahteraan anggota Jaga Warga.
Menanggapi keluhan dan permasalahan warga, Kapolda menampung aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjuti bersama jajarannya. Disamping itu keluhan warga yang tidak bisa diselesaikan kepolisian, turut hadir beberapa perwakilan dinas di Kabupaten Sleman yang akan menampung keluhan warga masyarakat tersebut. (Sardiyanto-KIM Sendangsari Minggir)