Sendangsari – Selasa (10/9/2024) di Concert Hall Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Lurah Sendangsari hadiri Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2024 dengan tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel Dalam Rangka Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Beny Suharsono, yang mewakili Gubernur DIY.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan, Beny menekankan pentingnya Dana Desa sebagai alat transformasi untuk membangun desa-desa yang menjadi fondasi bangsa. Pada tahun 2024, alokasi Dana Desa akan difokuskan pada ketahanan pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan pencegahan serta penurunan stunting.
Workshop ini juga menghadirkan panel diskusi dengan narasumber seperti Muhammad Afnan Hadikusumo dari DPD RI dan Rr. Shinta Ayu Dewi dari Kejaksaan Tinggi DIY, yang menyoroti tantangan dan solusi terkait transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi dalam pengelolaan keuangan desa.
Sistem Informasi Suluh Praja dari Kejati DIY dan aplikasi SISKEUDES dari BPKP DIY juga diperkenalkan sebagai inovasi untuk memperkuat pengawasan dan transparansi keuangan desa. Acara ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap rupiah Dana Desa digunakan sejalan dengan visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.